RR: Jika Tidak Diambil Langkah Drastis Rupiah Sulit Stabil

Kamis, 13 September 2018, 21:44 WIB | Laporan: Lopi Kasim

Rizal Ramli/Net

Ekonomi Indonesia kian terpuruk dengan anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Bahkan, Bank Indonesia meramalkan, ekonomi Indonesia akan terus defisit menembus angka minus 25 miliar dolar AS sepanjang tahun jika tidak diambil tindakan yang drastis.

Hal itu diungkapkan mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Rizal Ramli dalam acara Indonesia Bussines Forum di TvOne, Kamis malam (13/9).

"Kalau itu terjadi, saya kira susah buat rupiah bisa distabilkan di angka Rp 15.000," kata Rizal Ramli.

Menurut RR, sapaanya Rizal Ramli, Gubernur Bank Indonesia telah menaikkan tingkat suku bunga 1/4 hingga 1/2 untuk membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Walaupun, kata RR, jika benar-benar mau efektif, tingkat suku bunga harus dinaikkan hingga 4 persen, baik dilakukan dengan cara mencicil atau sekaligus.

"Tapi kalau itu terjadi, pertumbuhan ekonomi boro-boro 5,2 persen pasti hanya sekitar 4,5 persen," kata dia.

Namun, RR memuji langkah yang dilakukan tersebut. Di mana telah bekerja keras selama dua minggu menstabilkan nilai tukar rupiah. "Tapi jumlahnya ini memang tidak signifikan," ucapnya.[lov] 

Editor:

Kolom Komentar


Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019
Video

Garuda Perlu Tinjau Ulang Aturan Mengambil Foto dan Video

Rabu, 17 Juli 2019
Video

Mulai Panas, Nasdem Sindir PKB

Kamis, 18 Juli 2019