Pemerintah Jamin Kebutuhan Batubara Dalam Negeri Tetap Ada

Kamis, 02 Agustus 2018, 01:52 WIB | Laporan: Aprilia Rahapit

Foto/RMOL

Pemerintah menjamin kebutuhan batubara dalam negeri atau Domestic Market Obliogation (DMO) akan tetap ada.

"Kami tidak pernah berniat menghapus volume DMO karena konsumsi PLN terhadap kebutuhan batubara mencapai 72 juta ton pada tahun ini. Harga maksimalnya sendiri dipatok pada USD 70 per ton. Dari hitungan kami, penghematan yang dihasilkan PLN bisa mencapai RP 25 triliun," jelas Menko Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Rabu (1/8).

Dia menuturkan, saat ini pemerintah tengah mencari cara guna menghindari distorsi pasar melalui pungutan per ton batu bara baik ekspor maupun domestik. Yang saat ini hal tersebut masih berupa kajian.

Tak hanya itu, terdapat sekitar 140 juta ton batubara yang diproduksi di dalam negeri dengan kualitas di bawah standar, adapun di atas kualitas yang dibutuhkan PLN.

"Mereka ini kan tidak memenuhi DMO, tahun depan ekspor dan produksi mereka dipotong. Ini akan berdampak terhadap devisa kita, ini yang sedang kami carikan solusinya," pungkas Luhut. [wah]
Editor:

Kolom Komentar


Video

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Jumat, 12 Juli 2019
Video

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Senin, 15 Juli 2019
Video

Futsal 3 X Seminggu Tingkatkan Kecerdasan Otak

Selasa, 16 Juli 2019