Amran: Importir Bawang Putih Sogok Pejabat Supaya Lolos Aturan Wajib Tanam

Amran Sulaiman/Net

Indikasi permainan para importir bawang putih tak hanya sebatas harga saja. Kebijakan Kementerian Pertanian yang mewajibkan mereka menanam lima persen bawang putih dari kuota impor yang dimiliki pun dipermainkan.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menjelaskan pihaknya telah menemukan kecurangan yang dilakukan para importir ini. Mereka terkonfirmasi menyogok staf Kementan yang bertugas di lapangan agar lolos dari kewajiban.

"Uang gratifikasi dari importir yang disogok ke staf Kementan, langsung disetor dan dilaporkan ke KPK," kata Amran di kantornya, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (1/6).

Kata Amran, pihaknya juga akan mengevaluasi 26 importir yang mendapat izin impor di tahun 2018 ini. Bila terbukti terlibat dengan kartel maka Kementan akan segera melakukan blacklist. Hal yang sama juga berlaku pada importir yang tidak melakukan wajib tanam bawang putih.  

"Bagi 26 importir yang sudah mendapat ijin impor 2018, terus kami evaluasi, apabila terbukti melakukan kartel, tidak segan segan mem-blacklist beserta group perusahaannya. Demikian juga bagi importir yang tidak melakukan wajib tanam, langsung di blacklist perusahaannya," sebut Amran.

Amran menjelaskan bila catatan hitam diberlakukan bagi perusahaan yang bermasalah dengan hukum, mengimpor barang yang tidak sesuai peruntukan dan mempermainkan harga sehingga dispasritas tinggi 500 hingga 1000 persen, manipulasi wajib tanam dan lainnya. Kementan mendukung penuh upaya penegakan hukum dan memberikan apresiasi kepada jajaran Polri beserta Satgas Pangan.

"Kini lebih dari 497 kasus pangan diproses hukum," jelasnya.

Untuk itu, Amran menegaskan bagi perusahaan importir nakal yang pemiliknya telah ditetapkan tersangka oleh Polri kemarin seperti PT PTI, PT TSR, PT CGM, PT FMT dan PT ASJ agar proses perizinannya langsung di masukkan dalam catatan hitam.  

"Perusahaan dan kroninya kami tutup dan tidak boleh bisnis di sektor pangan," ungkapnya.

"Bertepatan dengan hari Lahir Pancasila ini saya serukan perangi mafia pangan. Tutup perusahaan nakal dan buka pintu lebar lebar bagi perusahaan dan investor yang profesional dan berintegritas," pungkasnya. [nes]
EDITOR:

Kolom Komentar


Video

Kok Jadi Kontroversial, Padahal Begini Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK

Selasa, 11 Mei 2021
Video

Obrolan Bareng Bang Ruslan • Pemerintah Harusnya Jaga Perasaan Rakyat

Selasa, 11 Mei 2021

Artikel Lainnya

Airlangga Berharap Jajaran Partai Golkar Di Daerah Satu Suara Dengan Pemerintah Pusat, Dukung Pemulihan Ekonomi
Ekbis

Airlangga Berharap Jajaran P..

15 Mei 2021 05:23
Launching Aplikasi Hyppe, Wadah Konten Kreator Unjuk Bakat
Ekbis

Launching Aplikasi Hyppe, Wa..

12 Mei 2021 22:17
Pastikan Pelayanan Berjalan Baik, Direksi BRI Blusukan Ke Sejumlah Kantor Cabang
Ekbis

Pastikan Pelayanan Berjalan ..

12 Mei 2021 21:13
Libur Lebaran, bank bjb Imbau Nasabah Tingkatkan Kewaspadaan Dan Tetap Jaga Prokes
Ekbis

Libur Lebaran, bank bjb Imba..

12 Mei 2021 12:15
bjb 60versary, Promo Lucky Birthday Berhadiah Jutaan Rupiah
Ekbis

bjb 60versary, Promo Lucky B..

11 Mei 2021 23:13
AS-China Tegang, Tesla Batal Jadikan Shanghai Pusat Produksi Mobil Listrik Dunia
Ekbis

AS-China Tegang, Tesla Batal..

11 Mei 2021 15:50
Bahlil Janji Sulap Kawasan Lebak Menjadi Mirip KIT Batang
Ekbis

Bahlil Janji Sulap Kawasan L..

11 Mei 2021 03:56
Waspada! Inflasi Masih Akan Terjadi Di Bulan Mei Hingga Akhir Tahun, Ini Kata Core Soal Pemicunya
Ekbis

Waspada! Inflasi Masih Akan ..

11 Mei 2021 02:50