Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

BI Waspadai Dampak Banjir Terhadap Angka Inflasi

LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO
  • Rabu, 22 Februari 2017, 17:55 WIB
BI Waspadai Dampak Banjir Terhadap Angka Inflasi
Net
Bank Indonesia mewaspadai dampak banjir yang melanda beberapa wilayah belakangan ini, karena berpotensi membuat tersendatnya distribusi barang ke seluruh daerah.

Gubernur BI Agus Martowardojo menjelaskan, selain distribusi barang tersendat, banjir juga berpotensi menyebabkan bergesernya masa panen, sehingga berujung pada ketersediaan bahan makanan pokok. Gangguan distribusi bakal membuat lonjakan harga pangan dan komoditas lainnya. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap inflasi tahun ini.

"‎Jadi, kita harus menjaga kalau ada kondisi alam yang membuat misalnya volatile food tidak terjaga panennya. Dan misalnya ada masalah di distribusi atau jalur jalan, itu juga bisa berdampak," jelasnya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta (Rabu, 22/2).

Menurut Agus, BI juga menghadapi tantangan dalam menjaga inflasi tahun 2017 ini. Salah satunya kenaikan tarif dasar listrik untuk pelanggan 900 volt ampere (VA), yang sudah tentu berdampak pada terkereknya inflasi nasional. Sehingga, harga barang yang bergejolak atau volatile food seperti sembako harus benar-benar terjaga.

"Tantangannya kemungkinan administred price, karena secara bertahap akan ada penyesuaian listrik 900 volt ampere. Ini harus direspon dengan volatile food dijaga agar rendah, sehingga IHK (indeks harga konsumen) bisa sesuai target," jelas mantan menteri keuangan tersebut. [wah]  
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA